Sunday, October 18, 2009

The God Theory

Tuhan Maha Pengasih... Kalimat yang sering diucapkan orang untuk mengekspresikan apa yang kita sebut dengan "iman". Tapi benarkah Tuhan Maha Pengasih?... kita sering merefleksikan Tuhan dalam karakter yang kita inginkan, yaitu yang baik baik dan indah indah saja.
Kenyataan hidup tidaklah demikian, meskipun kita telah berbuat kebaikan, mempercayai, memaafkan, mencintai, berkorban, dan sederet lagi ajaran ajaran mulia, tetap sajaj tidak membuat kita terhindar bahkan kebal dai rasa sakit dan penderitaan. Dan setiap kali penderitaan itu datang, kita bertanya:
"Mengapa semua ini terjadi padaku?.."
"Dimana letak keadilan Tuhan?.."
"Dimana Tuhan yang Maha Pengasih itu?..."
Nampaknya kita telah terlalu banyak berteori tentang Tuhan, kita membentuk sosok Tuhan sesuai dengan teori yang kita mau. Sebenarnya tida satu teoripun yang relevan dan valid dalam menyikapi misteri kebahagiaan dan penderitaan.
Fakta hidup membuat aku harus mulai untuk tidak berteori lagi tentang Tuhan, biarlah Tuhan merekayasa semaunya karena begitulah cara Tuhan menunjukkan kekuasaannya.

Friday, October 9, 2009

Pengorbanan yang terabaikan

Kemana perginya cinta yang dulu pernah kita punya, cinta yang dulu kita bayar dengan begitu banyak pengorbanan. Hanya karena satu ego saja semua pengorbanan tak ada artinya lagi.
Tak mampu kutemukan jawaban dari sejuta pertanyaan yang terus mengalir dalam kepala yang bodoh ini. Mengapa seseorang yang punya hati tega melakukan semua ini? Benarkah hitam dan putih sudah tak ada lagi? Benarkah Tuhan memang menginginkan semua ini terjadi?
Benarkah itu memang cara Tuhan menunjukkan sebagian dari kekuasaannya?
Maybe there is no God but its only Ego of us.

Tuesday, August 18, 2009

Forgive but not Forget

Orang bijak mengatakan bahwa memaafkan adalah kata yang paling sulit diucapkan ( dalam bahasa apapun ). Kupikir tidak sepenuhnya unkapan orang bijak itu benar, atau mungkin karena cara berpikirku yang belum melampaui tingkatan bijak.
Pada tingkat rasa tersakiti yang paling dahsyat yang pernah terjadi dalam hidupku, aku masih bisa memaafkan ( mungkin karena pura pura bijak :) ).
Entah apa yang melatarbelakangi kata maaf itu, tapi yang pasti:
- memaafkan itu sama sekali tidak mengurangi rasa sakit yang terjadi
- memaafkan itu tidak mampu mengusir kenangan yang begitu mengerikan untuk diingat
- memaafkan itu .................
Andai saja otak ku seperti hard disk yang dengan mudah bisa diformat atau dipartisi ulang, tentu hidup ini dapat kujalani dengan lebih mudah. Tapi cerita seperti itu hanya ada di dalam format komedi satire, fakta yang ada adalah aku hanya mampu memaafkan tapi tidak melupakan.
Sebuah kalimat yang (kurang) bijak yang aku cukil dari ucapan seorang tokoh antagonis :
Forgive but not Forget.

Harga yang begitu mahal untuk sebuah pengakuan

Ketika banyak orang bercita cita menjadi suatu profesi tertentu, atau mampu memiliki sesuatu. Aku justru mengambil sebuah cita cita sederhana yang mungkin bagi orang lain terlihat remeh dan mengada ada. Aku cuma ingin menyandang predikat suami, ayah dan anak yang baik.
Sederhana bukan?.... mungkin kalian tidak akan percaya jika kukatakan bahwa begitu mahal harga yang harus kubayar untuk mencapai predikat itu. Lebih mahal dari siksa diri seorang pertapa, lebih mahal dari berapapun uang yang pernah kukeluarkan.
Dan yang paling ironis adalah aku tak pernah tahu apakah aku telah menjadi suami, ayah dan anak yang baik setelah kubayar mahal semua itu.
Karena itu adalah sebuah predikat tanpa selembar surat keterangan atau ijazah yang bisa kita tunjukkan sebagai bukti.
Karena tidak ada suatu standar penilaian untuk mencapai predikat itu.
Yang ada hanya sebuah pengakuan dari orang orang tercinta yang akan menjadi pembuktian apakah aku telah menyandang predikat itu. ( yes / no )

Tuesday, June 16, 2009

Fatwa vs The Master

Beberapa pemuka agama Jawa Timur menggagas tentang fatwa haram terhadap beberapa hal diantaranya Face Book dan acara reality show The Master. Konon acara The Master yang merupakan ajang pertarungan kandidat seni misteri alias pesulap ini dianggap banyak menggunakan unsur klenik yang dinilai melanggar ajaran agama.
Kabar yang beredar (entah benar entah tidak) , Deddy Corbuzier selaku pioner acara The Master mengutus Limbad salah seorang kandidat The Master untuk road show keliling secara khusus di beberapa Ponpes di Jawa Timur guna membuktikan bahwa mereka murni pekerja entertain yang sama sekali jauh dari konotasi kata "klenik".
Disatu sisi yang berbeda kita tentu tak asing dengan fenomena beberapa oknum yang menyebut dirinya "Kyai" yang membuka praktek dengan menu menu bantuan spiritual, dari menu kesembuhan, rejeki lancar, kenaikan jabatan bahkan "ilmu kebal KPK".
Ha ha ha ha ha ....... siapa yang penyihir ya????....... think about that !!!....

Wednesday, January 21, 2009

Harga BBM telah diturunkan (baca 3 x)

Aku langsung tertawa menyaksikan iklan partai di televisi yang menyebut kata "Harga BBM tlah diturunkan" sebanyak 3 x, sungguh iklan yang sulit dikategorikan konyol atau bodoh.
Bagaimana tidak, bukankah mereka sendiri yang menaikkan harga BBM kemudian diturunkan dan dijadikan suatu bahan iklan partai. Mengapa tidak sebutkan ketika mereka menaikkan harganya, mengapa yang yang diekspos hanya ketika harganya diturunkan.
Sebenarnya aku malah berpikir sebaiknya harga BBM diturunkan Rp. 50 demi Rp. 50 saja, maka iklan partainya bisa mengulang kata "Harga BBM telah diturunkan" sebanyak puluhan kali malahan. Bukannya akan nampak lebih konyol ? :)

Monday, January 19, 2009

Kemenangan Anti Rasialisme

Kemenangan Barack Obama adalah kemenangan anti rasialisme di dunia, maklum Amerika sering dikaitkan sebagai barometer kata "dunia". Sebuah pembuktian bahwa mayoritas orang telah lelah dan jenuh dengan berbagai kamuflase yang menutupi rasialisme, namun faktanya jauh didalamnya rasialisme tetap saja terjadi bahkan di negara maju sekelas Amerika sekalipun.
Kiranya kemenangan Barack Obama yang merupakan proyeksi kemuakan orang akan rasialisme, dapat menjadikan suatu refleksi pada diri kita yang mengaku orang Indonesia. Bagaimana dengan rasialisme di negeri kita?