Sunday, February 17, 2013

Teori Kucing Mati


Hidup di tanah jawa sekian tahun yang lalu , jika kita pernah menyaksikan seekor kucing yang mati tertabrak kendaraan bermotor di jalan raya, maka sang pengemudi akan berhenti dan membawa mayat kucing tersebut untuk dikuburkan secara layak.
Mungkin hal ini terjadi semata karena mitos dan takut akan terkena sial , bukan karena perasaan welas asih dan rasa bersalah dari sang pengemudi. Tapi setidaknya mitos atau ketakutan akan kesialan itu memaksa sang pengemudi untuk bertanggung jawab atas kelalaiannya. 
Coba kita bandingkan dengan saat ini , saya beberapa kali melihat bagaimana seekor kucing mati terlindas dan nampaknya sudah berhari hari yang lalu bahkan bangkai kucing itu rata dengan aspal jalan dan nyaris menyerupai dendeng. Apakah ini merupakan sebuah indikasi bahwa orang telah menjadi sedemikian rupa hingga tidak lagi perduli dengan apapun yang terjadi selama hal itu tidak berdampak langsung pada dirinya?

0 comments: